The Power of “PASRAH”   Leave a comment


Wehehehe…

apa kabar kawan2 semua?

Baik2 kah? Jika iya,begitupun juga saya….

Hari ini saya alhamdulillah dalam keadaan yang baik2 saja,sehat wal’afiat

dan masih diberi kesempatan untuk menulis blog.😀

Namun,kemarin saya baru saja mengalami suatu kejadian yang sempat membuat saya berada dalam titik terendah dalam hidup,dimana saya pada saat itu merasa seperti menjadi orang yang tidak berguna…..

Kenapa masalahnya?? Selintas sepele memang masalahnya,yakni aku kehilangan Kartu Keluarga(KK)-ku!!!!!!

Gimana bisa?? Gini ceritanya…..

Kemarin,Selasa,22 Desember 2010 tepat di saat orang-orang merayakan hari Ibu dengan bahagianya,aku malah sempat membuat Ibuku menangis menitikkan air mata(How useless your son is,Mam)😥

Ceritanya bermula pada siang hari,aku pada saat itu tengah ber-OL ria didepan PC kesayanganku. Dan,tiba2 Ibu mengajakku untuk menemaninya mengambil KK di Kecamatan Medan Satria. Ya sudahlah karna ini Hari Ibu aku berusaha untuk menjadi anak yang baik dan penurut dan segera saja aku matikan PC-ku dan segera mengambil sepeda motorku.

Siang yang agak adem memang saat itu,memang adem karna mendung dan kelihatannya mau turun ujan.

Alkisah,sampailah gue di Kantor Kecamatan,tanpa harus menunggu lama nama Ibupun langsung dipanggil oleh petugas loketnya. Dan,langsung diterimalah KK baru itu(maklum lah gue kan pindahan jadi mesti bikin KK baru) dan senang hati ini bercampur lega karena perlu tau aja kalo butuh waktu 3 minggu untuk menunggu KK itu(lama ya? sebenarnya bisa lebih singkat lagi,tapi mesti ada syaratnya,ngerti maksudnya kan? hehehe)

Ya udah,dititipilah KK itu dikantong celanaku. pikirku ya gak papa mengingat kantong itu cukup dalam dan tidak pernah benda yang kukantongi dalam celanaku ini jatuh ada hilang. Tak pernah.(wow takabur kali aku ini).

Sesampainya dirumah Ibuku meminta KK yang kukantongi itu dan….WHAT????!!! Hilang?????!!!!!!!

Kurogoh kantong celanaku dalam2 dan ternyata…HILANG???!!!!!!!

Marah sekali Ibukku waktu itu,kemarahan yang wajar memang dan aku patut disalahkan karena tak mampu menjaga sesuatu bahkan yang sepele sekalipun.

Aku meminta Ibukku tuk tetap tenang,walau kumengerti kegalauannya saat itu.

Ya sudahlah pada saat itu walau juga gundah tapi aku coba untuk tetap berkepala dingin. Kucari dan kutelusuri setiap sudut ruang yang sempat kusambangi. Tapi tetap gak ada.

Dan,mau gak mau akupun nyari ke jalan2 yang kulweati dalam perjalanan tadi. Secara perlahan kuamati dengan teliti tiap inci jalanan dan hasilnya tetap sama…TIDAK ADA!!!

But,That’s not the over..

Pencarian pun dilanjutkan ke gedung BCA Harapan Indah,soalnya sebelum pulang kami sempat mampir dulu ke BCA untuk mengeprint rekening tabungan.

Kami minta ke Satpamnya,yaitu pak Eko untuk membantu kami mencarinya.

Tapi,tetap GAK ADA!

Hah??

Dunia serasa mau runtuh..pingin banget misuh,marah atau nangis.

Tapi aku ingat bahwa aku ini laki-laki. Gak boleh nangis,pantang menitikkan air mata. Palingan aku cuma bisa misuh sambil ngumpat2 dalam hati doang. Dan salah satu umpatan gue yang paling parah adalah:

MODARO KON MAS,DADI MENUNGSO KOK ORA GUNO!

DIPARAHI KEO NGUNU WAE KOK GA ISO..

MODARO KON MAS! JANC*K!!

artinya:(kasar yang jelas,tanya aja ama temen2 mu yang orang Surabaya)

Umpatan tadi itu diucapkan oleh aku sendiri dan khusus  untuk aku juga.

Apalagi ketika melihat ibukku menitikkan air mata,kontan membuat umpatan itu sangat pantas ditujukkan kepadaku.

Sekali lagi: JANC*K UNTUKKU!!!

Meski cuma mbatin alias cuma bergumam…

 

Merasa putus asa,kamipun pulang dan langsung ke rumah pak RT.

Melaporkan kejadian sial yang baru saja kami alami ini.

Pak RT dengan baik hati menganjurkan kami agar bikin baru tapi sebelumnya kami harus laporan dulu ke Polisi.

Gak usah jauh2 ke Polres,cukup ke Pos Polisi yang ada di deket Bunderan Arwana saja.

Ya udah,kamipun pasrah dan pulang ke rumah dulu sebelum melapor.

Kami mesti pulang mengingat kami belum shalat Ashar,pada saat itu waktu menunjukkan pukul 5 sore.

Setelah shalat Ashar akupun sempat berdoa kepada Allah SWT.

Kira2 bunyinya begini:

“YA ALLAH,JIKALAU BENDA ITU(KK) MESTI HILANG,YA SUDAHLAH,NAMUN JIKALAU KK ITU MASIH MILIK KAMI,TUNJUKKAN PADA KAMI DIMANA BENDA ITU,YA ALLAH…KAMI TELAH BERUSAHA SEKUAT TENAGA MENCARI KINI KUSERAHKAN SEMUA PADAMU. KAMI PASRAH YA ALLAH”

Selesai Shalat,kami akui  hati kami jadi lebih adem dan tenang.(Miracle of Shalat,You must believe it)

Dan,tak lama kemudian Kakakku datang dari kantor.

Ibukku menjelaskan semuanya padanya. aku udah PASRAH aja dan siap jikalau aku jadi sasaran tembak. memang itu Pantas kok.

Tapi,alhamdulillah walau dengan pikiran yang lelah dan semrawut seusai berjibaku dengan kemacetan Ibukota pada saat perjalanan Pulang,kakakku tidak marah sedikitpun,hanya menasihati sedikit.

Tindakkan yang logis memang tiada gunanya Menyesali apa yang tlah hilang.

Luapan Emosipun tak bisa mengembalikkan semuannya.

Kami pun,pamitan untuk ijin laporan ke Polisi mumpung kasusnya masih hangat. Tapi aku meminta pada ibukku agar kita naik angkot sala.

Terus terang,aku udah capek jikalau mesti naik motor lagi.

Ya udah,dikabulkanlah permintaan itu.

Sebelum kami laporan,kita terlebih dahulu mampir ke toko Fotocopy untuk memfotokopi KTP ibukku dulu.

Ketika hendak memfotokopi,ndelalah Pak Gendut,sang pemilik toko fotokopi itu bertanya pada kita: APAKKAH KITA KEHILANGAN SESUATU?

Kami mengiyakan,dan betapa terkejutnya kami ketika mendengar bahwa ternyata dia MENEMUKANNYA!

ALHAMDULILLAH!!!!!

Bersyukur banget kami pada saat itu..tak lupa kami haturkan terimakasih pada Pak Gendut yang telah menemukan KK kami.

Bagi orang lain itu mememang gak Berarti,tapi bagi kami itu PENTING BANGET!

ALHAMDULILLAH……..

Yupz,peristiwa barusan adalah kisah nyata yang kualami sendiri dan mengandung banyak hikmah di dalamnya.

aku nyesel banget karna aku masih blum bisa jadi hamba-Mu yang tawakkal,Ya Allah.

Terbukti dengan sumpah serapahku yang telah dijelaskan di paragraf sebelumnya.

Memang benar Firman Allah SWT dalam Surat Al Maarij ayat 19 bahwasanya Manusia memang tercipata sebagai makhluk yang suka berkeluh kesah.

Benar-benar ajaib,tapat di saat saat akhir keajaiban itu datang.

Sekilas memang PASRAH adalah cara yang dinilai Kaun Barat(maaf Tanpa bermaksud SARA danPolitik) adalah cara “PENGECUT”.

Hal itu karena bertentangan dengan sifat mereka yang Dinamis dan gemar berusaha.

Namun,Percayalah kawan PASRAH itu adalah suatu jawaban atas hasil usaha kita.

Yang penting berusaha dulu,optimis yakin bisa.

Namun apabila,tidak ya PASRAH saja.

Firman Allah dalam surat Al Talaq ayat 3:

“Dan barangsiapa bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya, sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu” (Qs. at Talaq: 3)

 

MEMANG BENAR!!

Dan,sekali lagi percayalah kawan bahwa The Power of PASRAH itu,

100% NYATA!!!!!

(Tapi usaha dulu ya jangan belum apa2 langsung Pasrah duluan) ^^

 

Wassalam.

“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” (Qs. ar Ra’d : 11)

 

 

 

 

Posted December 23, 2010 by juraganpeyek in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: